Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2020

Tentang Limit yang Pedagogis

Manusia dan matematika tidak akan pernah selalu satu arah. Sial. sering kali pelik dan ruwet yang ditimbulkan oleh ibu dari angka-angka itu membuat bermacam bualan keluar dari lisan si manusia. Percayalah ini hanya perkara nilai x ataupun y yang tak kunjung usai hingga akhirnya merana seolah membelenggu diri. Ah mengaku saja, kamu pasti pernah juga dikerjain matematika, kan? Hari itu, matematika menampar saya. Tapi tolong, jangan anggap dia kurang ajar sebab sekelebat itu saya jatuh cinta padanya. Kantuk dan jenuh saya hilang, padahal tiga les penuh harus sabar berkutat, coret sana-sini untuk dapat jawaban hitung-hitungan. Sableng memang. Tepat saat itu juga berangsur hilang anggapan saya yang menyatakan bahwa matematika adalah hal mengerikan. Tidak seburuk itu ternyata. Sekarang saya menanamkan, bahwa tidak berhak sekalipun memandang matematika sekedar dari satu sisi, coba pandang sisi yang lain agar tahu bahwa matematika itu guru yang baik. Memang sih, tulisan ini tidak ...

Semester Baru, Aturan Tata Tertib Baru

Sekolah saya baru saja meluncurkan dua lembar kertas yang berisi tata tertib sekolah, ditambah lagi dengan lembar terakhir yang harus ditandatangani dengan materai enam ribu rupiah sebagai bentuk persetujuan. Rentetan tata tertib sudah dicanangkan, sebagai ancang-ancang agar tidak ada yang lancang katanya. Sebagai bukti nyata apabila terbukti bersalah, ya kira-kira sebagai bumerang bila ada yang menentang jika dihukum. Teman-teman saya tidak semudah itu mempersetuju, bahkan sebagian dari mereka justru mempertanyakan kembali faedah aturan-aturan itu, mempersengketakan, dan mempersulit jalannya aturan. Mungkin saja pertanyaan itu dilontarkan sebab memang benar-benar ingin tahu alasannya, atau mungkin basa-basi saja, dan bisa jadi juga sering ditanyakan sebelum memulai pelajaran guna memperlambat kegiatan belajar mengajar. Kembali ke topik, satu poin yang diperdebatkan adalah dari segi aturan berpakaian. Ngapain sih harus repot-repot mengurus apa yang hendak dipakai oleh pel...